Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) baru saja meluncurkan sebuah platform baru bernama Tunasdigital.id. Situs ini dirancang khusus untuk membantu orang tua berbagi pengalaman dan mendapatkan panduan praktis dalam melindungi anak-anak mereka dari konten yang berbahaya di dunia digital.
Meutya Hafid, Menteri Komunikasi dan Digital, menekankan bahwa kehadiran Tunasdigital.id merupakan upaya konkret dari pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi anak-anak. Dengan hadirnya platform ini, diharapkan orang tua dapat lebih memahami cara mengarahkan anak-anak mereka dalam menggunakan teknologi dengan bijak.
Platform ini tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, tetapi juga menghadirkan berbagai materi yang relevan bagi orang tua. Termasuk di dalamnya adalah tips praktis untuk mengawasi anak saat berselancar di dunia maya, serta berbagi pengalaman dari orang tua lainnya yang memiliki tantangan serupa.
Tujuan Strategis Peluncuran Tunasdigital.id untuk Perlindungan Anak
Tunasdigital.id diluncurkan sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk melindungi anak-anak dari dampak negatif yang mungkin timbul akibat penggunaan teknologi. Dengan berbagai informasi yang tersedia di platform ini, orang tua bisa lebih proaktif dalam menjaga anak-anak mereka.
Selain itu, platform ini juga mencakup informasi mengenai aplikasi yang aman dan tidak aman untuk anak-anak. Hal ini penting mengingat banyaknya konten yang tidak sesuai yang dapat diakses oleh anak-anak melalui perangkat digital.
Meutya Hafid menambahkan bahwa kolaborasi dengan para pakar sangat krusial. Dengan demikian, mereka bisa memberikan panduan yang akurat dan relevan bagi orang tua yang ingin memahami lebih dalam tentang dunia digital.
Interaksi dan Kolaborasi dalam Peluncuran Tunasdigital.id
Peluncuran Tunasdigital.id didesain dengan pendekatan interaktif, melibatkan komunitas Kumpul Bareng Bunda FYP. Dalam acara ini, para orang tua bisa langsung berdiskusi dan mendengarkan pengalaman serta panduan dari ahli.
Selama dua hari acara, sekitar 2.000 orang tua berkumpul di Blok M Hub, Jakarta. Partisipasi yang tinggi dalam peluncuran ini menunjukkan bahwa orang tua semakin sadar akan pentingnya literasi digital untuk anak-anak mereka.
Pada hari pertama acara, dilaksanakan sesi “Curhat Bareng Bu Menteri Meutya Hafid”. Sesi ini memungkinkan orang tua untuk bertanya langsung tentang berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam mengawasi penggunaan gadget oleh anak-anak.
Pentingnya Literasi Digital untuk Keluarga Indonesia
Melalui peluncuran Tunasdigital.id, Kemkomdigi ingin mendorong gerakan literasi digital di kalangan orang tua. Meutya Hafid dan timnya percaya bahwa keterlibatan orang tua sangat penting dalam membentuk perilaku anak-anak di dunia maya.
Pemahaman yang benar tentang cara menggunakan teknologi dapat menjadikan anak-anak tumbuh dengan bijak dan aman. Dengan demikian, mereka dapat menghadapi berbagai informasi yang ada di dunia digital dengan lebih cerdas.
Diharapkan Tunasdigital.id bisa menjadi platform utama bagi orang tua untuk saling berbagi dan belajar, sehingga mampu menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara digital, tetapi juga mampu memilah informasi dengan bijak.















