Xiaomi telah mengumumkan daftar perangkatnya yang tidak akan menerima pembaruan sistem operasi Android 16. Hal ini menandakan bahwa beberapa model unggulan dan menengah akan berakhir siklus dukungannya, sejalan dengan praktik umum di industri teknologi.
Dengan adanya pengumuman ini, para pengguna diharapkan dapat mempersiapkan diri untuk transisi ke HyperOS 3 yang berbasis Android 15. Langkah ini menegaskan komitmen Xiaomi untuk terus berinovasi dalam pengembangan perangkat lunak yang lebih mendalam.
Daftar Perangkat Xiaomi yang Tidak Mendapat Android 16
Sejumlah perangkat Xiaomi akan terlewatkan dari pembaruan Android 16, mencakup beberapa model Poco, Redmi, dan flagship. Pengguna perlu menyadari bahwa ini akan menjadi terakhir kalinya mereka mendapatkan pembaruan perangkat lunak utama.
Beberapa perangkat dalam kategori Poco yang tidak akan mendapatkan Android 16 antara lain Poco F5 Pro dan Poco X6 Neo. Sementara itu, pada lini Redmi, terdapat Redmi 12 5G dan Redmi K60 yang juga terdaftar.
Sementara itu, pada kategori flagship, Xiaomi 12, Xiaomi 12 Pro, dan Xiaomi MIX FOLD 2 diidentifikasi sebagai perangkat yang tidak akan mendapatkan pembaruan ini. Ini menunjukkan bahwa bahkan beberapa model premium pun terjaring dalam pengumuman ini.
Perkembangan Terbaru dalam HyperOS 3
HyperOS 3 diharapkan tidak hanya sebagai sistem operasi baru tetapi juga sebagai platform yang menawarkan elemen antarmuka yang lebih segar. Xiaomi mengadopsi elemen desain yang terinspirasi dari gaya “liquid glass”, yang berpotensi meningkatkan interaksi pengguna.
Pembaruan ini juga mencakup pusat kontrol yang ditingkatkan, memungkinkan penyesuaian lebih untuk pengguna. Hal ini bertujuan menciptakan pengalaman yang lebih intuitif dan responsif bagi para penggemar Xiaomi.
Meski Android 16 tidak akan hadir untuk banyak perangkat, peningkatan pada HyperOS akan menjadi fokus utama Xiaomi ke depannya. Ini memungkinkan pengguna yang masih menggunakan perangkat yang didukung tetap merasakan pengalaman baru yang ditawarkan.
Berita Tentang Android 16 dan Namanya yang Berbeda
Google telah mengambil keputusan untuk tidak lagi menggunakan nama kode makanan penutup untuk versi Android terbaru, termasuk Android 16. Sebelumnya, nama kode 15 adalah “Vanilla Ice Cream”, dan banyak yang berspekulasi untuk nama selanjutnya.
Meskipun banyak yang berharap Android 16 akan memiliki nama baru, Google memilih untuk tetap konsisten dengan penomoran versi. Hal ini menunjukkan tren yang berbeda dalam pengembangan Android yang tak lagi bergantung pada nama-nama unik.
Akurasi dalam pembaruan ini sangat penting, dan Google mempersiapkan pengguna untuk perubahan besar di backend Android. Dengan demikian, pengguna perlu mengikuti perkembangan terbaru agar tetap mendapatkan informasi yang relevan.















