BAKTI Komdigi mengadakan Kompetisi Konten Digital Hidden Gem Pariwisata 2025 dengan tema “Digitalisasi Destinasi Tersembunyi melalui Infrastruktur BAKTI”. Melalui kompetisi ini, BAKTI bertujuan untuk mempromosikan objek wisata yang belum banyak dikenal, sekaligus menunjang pengembangan infrastruktur digital di sektor pariwisata.
Kegiatan ini mencakup tiga kategori perlombaan: video, foto, dan karya tulis inovasi digital. Setiap kategori memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda, yang wajib dipatuhi oleh para peserta yang ingin mengikuti kompetisi ini.
Kompetisi Konten Digital Hidden Gem menjadi bagian penting dari komitmen BAKTI dalam memperkuat sektor pariwisata, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dengan dukungan teknologi, diharapkan partisipasi masyarakat dapat memberikan kontribusi positif terhadap potensi wisata lokal.
Menggali Potensi Destinasi Tersembunyi di Indonesia
Kompetisi ini berfokus pada upaya menjaring dan mempromosikan destinasi wisata yang belum terungkap oleh publik. Dengan memanfaatkan infrastruktur digital yang telah dibangun, diharapkan lebih banyak orang mengenal keunikan dan keindahan destinasi tersembunyi di berbagai daerah.
Ajang ini mendorong peran aktif komunitas, terutama generasi muda, untuk berbagi cerita dan pengalaman mereka. Hal ini tidak hanya akan menarik perhatian wisatawan, tetapi juga meningkatkan kesadaran lokal akan pentingnya melestarikan nilai-nilai budaya dan lingkungan di daerah masing-masing.
Adanya infrastruktur digital seperti Base Transceiver Station (BTS) 4G dan layanan internet memberikan peluang lebih besar bagi masyarakat lokal. Dengan memanfaatkan teknologi tersebut, mereka dapat mengembangkan dan memperkenalkan potensi wisata di lokasi mereka masing-masing.
Ketentuan Peserta dan Kategori Perlombaan
Setiap peserta yang ingin ikut serta dalam kompetisi ini perlu mengikuti syarat-syarat yang telah ditentukan. Terdapat kategori perlombaan yang berbeda-beda dengan ketentuan masing-masing untuk menjaga orisinalitas dan relevansi konten yang dihasilkan.
Pada kategori lomba video, setiap peserta diizinkan mengirimkan satu video dengan durasi antara satu hingga lima menit. Video tersebut harus menggambarkan destinasi wisata dengan baik dan tidak boleh mengandung produk atau jasa yang bersifat komersial.
Untuk kategori foto, peserta harus mengirimkan satu rangkaian foto cerita yang terdiri dari tiga foto. Setiap foto perlu disertai narasi yang menjelaskan makna di balik gambar tersebut, memperkuat pesan yang ingin disampaikan kepada audiens.
Persyaratan dan Kriteria Penilaian dalam Kompetisi
Setiap kategori memiliki persyaratan ketat yang harus dipatuhi oleh peserta. Misalnya, karya video dan foto tidak diperbolehkan mengandung unsur promosi untuk merek tertentu dan harus menampilkan pengalaman lokal yang autentik.
Dalam hal karya tulis, peserta diminta untuk menulis sebuah feature yang menggambarkan keunikan dan manfaat dari infrastruktur digital di kawasan wisata. Karya tersebut harus orisinal dan bukan hasil terjemahan atau saduran.
Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, meliputi kreativitas, orisinalitas, dan dampak yang dapat dihasilkan dari karya yang dipresentasikan. Setiap kriteria memiliki bobot nilai masing-masing yang akan mempertimbangkan kualitas total dari setiap karya yang diikutkan.
Kategori Lomba dan Kolaborasi dengan Komunitas Lokal
Kompetisi ini dibagi menjadi tiga kategori besar: Gotong Royong, Bhinneka Tunggal Ika, dan Merah Putih. Setiap kategori memiliki tema yang terkait erat dengan semangat kerjasama dan keberagaman di Indonesia.
Kategori Gotong Royong menekankan kolaborasi antara peserta dengan komunitas lokal. Keterlibatan masyarakat dalam mendukung dan mempromosikan destinasi wisata menjadi aspek utama dalam kategori ini.
Sementara itu, kategori Bhinneka Tunggal Ika menampilkan kekayaan budaya yang ada di satu provinsi. Peserta diharapkan dapat merangkul keberagaman dan menciptakan narasi yang menyatukan potensi wisata di daerah tersebut.
Proses Pendaftaran dan Timeline Kompetisi
Pendaftaran untuk kompetisi ini terbuka bagi individu, kelompok, atau komunitas lokal. Pendaftaran dilakukan secara daring dan peserta wajib melengkapi semua identitas serta syarat yang dibutuhkan.
Pengumpulan karya dibuka mulai dari tanggal 26 Agustus hingga 31 Oktober 2025. Peserta dapat mengunggah karya mereka melalui platform yang telah disediakan untuk mempermudah proses administrasi.
Setelah masa pendaftaran berakhir, karya-karya yang telah diajukan akan melalui tahapan seleksi dan penjurian pada bulan November 2025, di mana pemenang akan diumumkan pada akhir bulan yang sama.















