Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan mengenai dampak cuaca ekstrem yang diakibatkan oleh Siklon Tropis Fengshen yang berlokasi di perairan Filipina. Peringatan ini menyatakan bahwa beberapa wilayah di Indonesia akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu 24 jam ke depan.
Wilayah yang diprediksi akan terdampak mewakili sejumlah provinsi di Indonesia, yaitu Kalimantan dan Sumatra. BMKG mencatat bahwa kehadiran siklon ini merupakan ancaman yang harus diwaspadai oleh masyarakat.
Dengan kondisi cuaca yang semakin tidak menentu, penting bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan informasi terkini terkait cuaca. Melalui pemantauan terus menerus, BMKG berusaha memberikan data yang akurat kepada masyarakat agar dapat mempersiapkan diri.
Hujan Lebat Melanda Wilayah Terdampak di Indonesia
BMKG menginformasikan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat diperkirakan terjadi di beberapa daerah. Wilayah-wilayah yang berisiko antara lain Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
Selanjutnya, masyarakat di daerah tersebut diminta untuk tetap waspada dan mematuhi arahan dari pemerintah setempat terkait evakuasi jika diperlukan. Hujan lebat yang berkepanjangan dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor di daerah rawan.
Menyikapi situasi ini, BMKG juga berkomitmen untuk memberikan update informasi secara berkala. Hal ini penting agar masyarakat selalu mendapatkan informasi terbaru tentang perubahan cuaca yang dapat mempengaruhi aktivitas sehari-hari.
Gelombang Laut Tinggi Akibat Siklon Tropis
Selain hujan, BMKG memperingatkan bahwa Siklon Tropis Fengshen juga dapat menyebabkan gelombang laut dengan kategori sedang. Gelombang setinggi 1,25 sampai 2,5 meter diperkirakan akan terjadi di Laut Natuna Utara.
Fenomena ini tentu saja berpotensi mengganggu aktivitas perairan, seperti transportasi laut, penangkapan ikan, dan kegiatan lainnya. Oleh karena itu, nelayan dan pelaut diharapkan untuk lebih berhati-hati.
Pemerintah daerah juga diminta untuk menyediakan informasi yang jelas dan akurat terkait isu ini, guna melindungi keselamatan masyarakat di sekitar perairan. Kegiatan berlayar harus ditunda demi keselamatan bersama.
Pergerakan Siklon Tropis Fengshen dan Dampaknya
Dalam update terakhir, BMKG menyatakan bahwa Siklon Tropis Fengshen terdeteksi berada di koordinat 18,4 derajat LU dan 114,1 derajat BT, yang berjarak sekitar 1720 kilometer dari Laut Tarakan. Siklon ini bergerak menjauhi Indonesia dengan kecepatan 13 knots atau setara 25 km/jam.
Kecepatan angin maksimum yang ditimbulkan oleh siklon ini mencapai 40 knots atau 75 km/jam. Situasi ini dapat mengubah pola cuaca di sekitar wilayah tersebut, terutama dalam waktu dekat.
Berdasarkan prediksi, siklon ini akan terus menjauh dari Indonesia dengan kecepatan yang cenderung menurun. Meskipun demikian, pengaruh cuaca dari siklon tetap perlu diperhatikan oleh masyarakat sebagai langkah antisipasi.















