Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berkomitmen untuk memastikan bahwa lokasi-lokasi Sekolah Garuda dilengkapi dengan infrastruktur digital yang memadai. Menkomdigi Meutya Hafid menjelaskan bahwa dua tugas utama kementerian adalah melakukan komunikasi publik untuk program ini serta memastikan ketersediaan infrastruktur digital yang diperlukan.
“Sangat penting bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang jelas agar mereka dapat menikmati, mendaftar, dan memiliki akses yang setara dalam ekosistem Sekolah Garuda,” ungkap Meutya usai meresmikan Sekolah Garuda Transformasi di SMAN Siwalima Ambon, Maluku. Ia menambahkan bahwa infrastruktur digital yang baik akan memperlancar proses belajar mengajar di sekolah-sekolah tersebut.
Dalam konteks pengembangan infrastruktur, Meutya menyebut pentingnya kolaborasi dengan mitra BUMN seperti Telkom dan operator seluler lainnya. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan penyediaan fasilitas digital dapat berlangsung lebih cepat dan efisien di daerah-daerah yang terpilih.
Menjamin Akses Infrastruktur Digital di Sekolah Garuda
Meutya menekankan bahwa penyediaan infrastruktur digital tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga melibatkan BUMN dan swasta. “Kami bekerja sama dengan Telkom dan operator seluler untuk memastikan semua daerah memiliki akses yang memadai,” tambahnya.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah masalah jaringan di sejumlah lokasi. Dalam kunjungan ke Ambon, Meutya dihadapkan pada laporan gangguan layanan oleh salah satu operator seluler. Masalah seperti inilah yang akan terus diawasi oleh Balai Monitor Komdigi agar kualitas jasa dapat lebih ditingkatkan.
Dalam upaya mendukung Sekolah Garuda, pemerintah melakukan peluncuran serentak di 16 titik di seluruh Indonesia. Program ini di awalnya terbagi menjadi 12 lokasi Sekolah Garuda Transformasi dan 4 lokasi sekolah baru, sehingga memperluas jangkauan pendidikan digital di Indonesia.
Daftar Sekolah Garuda yang Dikenalkan di Seluruh Indonesia
Di antara sekolah-sekolah yang telah terkena dampak perubahan menjadi Sekolah Garuda adalah SMAN 10 Fajar Harapan di Aceh dan MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir di Sumatera Selatan. Ini hanya sebagian dari 12 Sekolah Garuda Transformasi yang ditargetkan pemerintah.
Sekolah Garuda Transformasi merupakan institusi yang telah ada sebelumnya dan kini direformasi agar lebih sesuai dengan kebutuhan pendidikan digital. Sedangkan Sekolah Garuda Baru adalah sekolah yang dibangun dengan konsep terbaru dari awal.
Berikut adalah daftar 12 Sekolah Garuda Transformasi yang telah diperkenalkan:
- SMAN 10 Fajar Harapan, Aceh
- SMA Unggul Del, Sumatera Utara
- MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan
- SMAN Unggulan MH Thamrin, DKI Jakarta
- SMA Cahaya Rancamaya, Jawa Barat
- SMA Taruna Nusantara, Jawa Tengah
- SMA Pradita Dirgantara, Jawa Tengah
- SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur
- SMAN Banua BBS, Kalimantan Selatan
- MAN Insan Cendekia Gorontalo, Gorontalo
- SMAN Siwalima Ambon, Maluku
- SMA Averos Sorong, Papua Barat Daya
Lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru yang direncanakan mencakup daerah seperti Belitung Timur, Timor Tengah Selatan, Konawe Selatan, dan Bulungan. Hingga tahun 2029, pemerintah menargetkan untuk memiliki 80 Sekolah Garuda Transformasi dan 20 Sekolah Garuda Baru untuk meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi semua.
Persiapan Siswa untuk Berkompetisi di Tingkat Internasional
Sebagai langkah strategis, pemerintah menyiapkan siswa-siswa Sekolah Garuda untuk bersaing dengan pelajar dari negara lain. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menekankan pentingnya siswa yang dididik di sekolah ini untuk siap menghadapi tantangan global.
“Sekolah Garuda ini ditujukan untuk mempersiapkan generasi muda agar bersaing tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga dengan negara-negara lain seperti Singapura, China, dan Jepang,” ujar Brian saat perkenalan sekolah di Jakarta. Tujuannya adalah supaya lulusan dapat berkiprah di perguruan tinggi internasional yang terkemuka.
Brian berharap siswa-siswa dari Sekolah Garuda dapat melanjutkan pendidikan mereka ke universitas-universitas unggulan dunia, tidak terkecuali terdapat beberapa perguruan tinggi dalam negeri yang juga masuk dalam kategori tersebut. Kualitas pendidikan yang tinggi diharapkan dapat membawa mereka menuju kesuksesan di masa depan.















